Rabu, 01 April 2009

Pengaruh bluetooth dalam tubuh.

Setiap remaja pasti tau dengan bluetooth, kenapa tidak, karna bluetooth banyak terdapat atau dipakai diponsel. Tau kah remaja kalau bluetooth berdampak buruk pada jaringan syaraf dan beberapa kelenjer hormon.

Mungkin yang kita tau bluetooth adalah suatu sinyal jaringan pentransper data yang berjarak lebih kurang dari 10 meter dengan cepat dan berkekuatan tinggi sehingga dapat menembus benda yang sangat tebal sekaligus. Wah sungguh luar biasa bukan, tapi kehebatannya itu ternyata dapat berdampak buruk lo. Kenapa? karena kekuatannya yang segitu hebatnya dapat merusak jaringan syaraf dan kelenjer hormon.

Ini disebabkan sinyal yang dihasil berupa sinyal radio aktif yang radar frekuensi tinggi yaitu 60-80 MHz, sehingga semua penghambat baik itu tembok yang tebal dan besi dapat di tembus, apa lagi tubuh kita ini cuma kulit. Dari pengertian ini jaringan syaraf dapat terganggu akibat sinyal yang dapat menembus jaringan syaraf bahkan sistim kerja kelejer hormon

lainnya. Untuk tidak begitu berdampak buruk bagi tubuh kita, usahakan selalu menonaktifkan setelah penstranferan data. Tapi kendala seperti sudah diatasi oleh kebijakan pembuat bluetooth yaitu melakukan perubahan versi bluetooth. Penggantian bluetooth dapat kita ganti dengan cara mendownlodnya.

1 komentar:

Unknown mengatakan...

Bagaimana dengan penggunaan headshet bluetooth?